Benih Sawah Yang Cocok Di SulSel

Menetapkan varietas benih sawah di Sulawesi Selatan yang tepat sangat penting untuk optimasi hasil panen. Karena kondisi agroekologi (tanah, curah hujan, irigasi, hama penyakit) di Sulsel memiliki karakteristik tersendiri, tidak semua varietas unggul nasional cocok di sana.

Artikel ini menyajikan daftar varietas benih sawah yang sudah terbukti atau direkomendasikan di Sulawesi Selatan, dilengkapi karakteristik, kelebihan, dan catatan penggunaan.

Rekomendasi Varietas Benih Sawah di Sulawesi Selatan

Untuk itu dibawah ini akan kami sharing daftar varietas yang banyak digunakan atau direkomendasikan oleh lembaga riset maupun instansi pertanian di Sulawesi Selatan, untuk membantu petani memilih benih sawah terbaik sesuai kondisi lokal.

Varietas / Nama Kelompok / Tipe Karakteristik & Catatan Lokal
Gilirang VUB / Unggul baru Varietas aromatik yang telah ditanam di beberapa lokasi di Sulsel; menunjukkan performa baik secara lokal. 1
Inpari 30 VUB / Inbrida Uji di sawah irigasi pH rendah di Barru, Sulsel — produksi hingga ~7,9 t/ha. 2
Inpari 48 VUB / Inbrida Varietas mitra Inpari, juga diuji di Sulawesi Selatan di kondisi pH rendah. 3
Ciherang Varietas unggul lama / nasional Varietas yang populer dan banyak digunakan di Sulawesi dan wilayah timur Indonesia. 4
Mekongga Varietas unggul lama / nasional Sering dijadikan pembanding varietas Ciherang di Sulsel, karena adaptasi wilayah. 5
Sidenuk, Mustajab, Bestari, Isora, Tropiko, Diahsuci Varietas peranakan Jepang / hasil radiasi Enam jenis benih padi hasil radiasi nuklir yang dikembangkan di Sulsel. 6
Gamagora-7 Varietas unggul Disarankan penggunaannya di Sulsel dengan klaim produktivitas tinggi (10-12 ton/ha) untuk sawah tadah hujan. 7

Untuk memahami lebih dalam keunggulan setiap varietas, kamu bisa membaca jenis-jenis benih padi unggul di Indonesia dan karakteristiknya sebagai panduan dalam memilih benih yang paling sesuai dengan kondisi sawah di Sulawesi Selatan.

Penjelasan Dan Catatan Terkait Faftar Varietas Diatas

Dan berikut ini adalah penjelasan dari varietas benih sawah yang sering disebut cocok atau telah diuji di Sulawesi Selatan:

  • Varietas Gilirang telah diuji di beberapa lokasi Sulawesi Selatan dan menunjukkan performa yang menjanjikan untuk padi aromatik lokal.
  • Inpari 30 dan Inpari 48 telah diuji pada lahan sawah irigasi dengan kondisi pH rendah di Kabupaten Barru, Sulsel, dan menunjukkan potensi produksi tinggi.
  • Varietas lama seperti Ciherang dan Mekongga masih banyak digunakan karena ketersediaannya dan adaptasinya di wilayah Indonesia timur.
  • Enam varietas hasil radiasi nuklir (Sidenuk, Mustajab, Bestari, Isora, Tropiko, Diahsuci) dikembangkan di Sulawesi Selatan dan merupakan bagian dari program inovasi benih unggul lokal.
  • Varietas Gamagora-7 baru disarankan di Sulsel, khususnya bagi kondisi lahan tadah hujan, dengan klaim produktivitas tinggi.

Dengan mempertimbangkan daftar di atas, petani di Sulawesi Selatan bisa memilih varietas yang paling sesuai berdasarkan karakteristik lahan, jenis pengairan (irigasi / tadah hujan), dan kondisi tanah atau pH.

Tips Memilih Varietas Benih Sawah di Sulawesi Selatan

Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar varietas yang Anda pilih benar-benar bekerja baik di lahan:

  1. Uji adaptasi lokal: lakukan percobaan kecil di sawah Anda selama satu atau dua musim tanam agar tahu performanya di lahan Anda.
  2. Perhatikan toleransi terhadap kondisi spesifik: seperti tanah masam, pH rendah, kekeringan, dan serangan hama penyakit yang sering muncul di daerah Anda.
  3. Pastikan benih bersertifikat dan bukan benih generasi jauh agar mutu genetik tetap tinggi.
  4. Diversifikasi varietas agar tidak bergantung pada satu jenis, sehingga jika ada serangan penyakit spesifik, kerugian dapat dikendalikan.
  5. Lakukan pemupukan, pengelolaan air, dan pengendalian hama sesuai rekomendasi untuk varietas yang Anda pilih.

Memilih benih sawah di Sulawesi Selatan yang cocok merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian padi. Varietas seperti Gilirang, Inpari 30, Inpari 48, Ciherang, Mekongga, serta varietas hasil radiasi nuklir memiliki potensi berbeda tergantung kondisi lokal lahan. Dengan memahami karakteristik varietas dan menerapkan uji coba lokal, petani Sulsel dapat mengoptimalkan hasil panennya.

Petani juga bisa melihat referensi dari varietas dan merk benih padi sawah yang banyak digunakan petani di Indonesia sebagai acuan dalam memilih benih terbaik untuk lahan mereka.

Semoga daftar varietas ini membantu Anda dalam memilih benih sawah terbaik untuk kondisi di Sulawesi Selatan. Jika Anda ingin, saya bisa bantu membuat versi varietas terbaik menurut kabupaten (misalnya Kabupaten Parepare, Pinrang, Barru, dll.) agar lebih spesifik?

Leave a Reply