Perkembangan laptop dengan fitur AI bawaan

Produsen komputer sepanjang 2026 memperluas jajaran laptop dengan kemampuan kecerdasan buatan bawaan. Intel, AMD, Microsoft, Lenovo, Acer, ASUS, dan HP mengarahkan perangkat terbaru pada pemrosesan AI langsung di laptop melalui neural processing unit atau NPU, dengan fokus pada produktivitas, kreasi konten, efisiensi daya, dan perlindungan data.

Intel Perluas Platform AI PC melalui Core Ultra Series 3

Intel memperkenalkan prosesor Core Ultra Series 3 pada 5 Januari 2026 dalam rangkaian CES 2026. Platform tersebut menjadi generasi pertama prosesor komputer Intel yang dibuat menggunakan teknologi proses Intel 18A dan dirancang untuk mendukung lebih dari 200 model komputer dari berbagai produsen.

Intel menggabungkan CPU, GPU, dan akselerator AI dalam satu sistem chip. Konfigurasi itu memungkinkan laptop menjalankan sejumlah tugas AI secara lokal, termasuk pengolahan gambar, efek kamera, pengenalan suara, serta aplikasi produktivitas yang mendukung NPU.

Perusahaan mengeklaim Core Ultra Series 3 menawarkan peningkatan performa multithread, grafis, serta daya tahan baterai dibandingkan generasi sebelumnya dalam kondisi pengujian internal tertentu. Klaim tersebut belum dapat diterapkan secara sama pada seluruh laptop karena konfigurasi daya, pendinginan, memori, layar, dan perangkat lunak setiap produk dapat berbeda.

Laptop konsumen pertama berbasis platform tersebut mulai tersedia secara global pada 27 Januari 2026. Produk tambahan dijadwalkan hadir sepanjang paruh pertama tahun ini.

Laptop AI Hadir dalam Lebih Banyak Kategori

Acer menjadi salah satu produsen yang memperluas penggunaan prosesor AI ke berbagai lini. Perusahaan memperkenalkan Swift 16 AI, Swift Edge 14 AI, Swift Edge 16 AI, serta Swift Go 14 dan 16 AI dengan prosesor Intel Core Ultra Series 3.

Acer juga menghadirkan Aspire 14 AI dan Aspire 16 AI untuk segmen penggunaan sehari-hari. Pada lini berbasis AMD, perusahaan menggunakan prosesor Ryzen AI 400 Series pada beberapa model Swift Go, Aspire, dan Nitro.

Pada Mei 2026, Acer memperkenalkan Swift Air 14 dan Swift Spin 14 AI. Kedua laptop menggunakan NPU khusus untuk menjalankan beban kerja AI pada perangkat dan mengaktifkan fitur tertentu tanpa sepenuhnya bergantung pada pemrosesan cloud.

Acer juga membawa AI ke laptop bisnis melalui TravelMate P6 14 AI dan ke perangkat gaming melalui Predator Helios 18 AI. Ketersediaan setiap model berbeda menurut wilayah, sedangkan jadwal resmi untuk pasar Indonesia belum dijelaskan dalam seluruh rilis global tersebut.

ASUS Gabungkan AI untuk Kerja dan Kreasi Konten

ASUS memperkenalkan lini laptop AI baru pada CES 2026, mencakup Zenbook, Vivobook, ProArt, dan ExpertBook. Perusahaan menempatkan perangkat tersebut dalam ekosistem Copilot+ PC untuk pengguna umum, pekerja profesional, serta kreator.

ASUS Zenbook DUO menggunakan dua layar dan diarahkan untuk aktivitas multitasking. Sementara itu, Zenbook A16 berbasis Snapdragon ditujukan untuk mobilitas dan efisiensi penggunaan daya.

Pada lini kreator, ASUS memperbarui ProArt P16 dan ProArt P14 dengan perangkat keras yang dirancang untuk mendukung pengolahan gambar, video, dan beban kerja generatif. Produk tersebut diumumkan pada Computex 2026 dan dijadwalkan tersedia di sejumlah wilayah mulai musim gugur 2026.

ASUS juga memperkenalkan perangkat lunak dan fitur berbasis AI untuk membantu pengaturan file, pengolahan materi kreatif, konferensi video, serta pengelolaan aktivitas kerja. Manfaat akhirnya tetap bergantung pada aplikasi yang digunakan dan dukungan dari setiap konfigurasi laptop.

HP Bawa AI ke Laptop Konsumen dan Bisnis

HP memperluas portofolio laptop AI pada CES dan Computex 2026. Di kategori konsumen, HP memperkenalkan OmniBook Ultra 14 dengan NPU yang diklaim mampu mencapai hingga 85 TOPS pada konfigurasi tertentu.

TOPS merupakan ukuran jumlah operasi komputasi yang dapat dilakukan akselerator AI per detik. Angka TOPS tidak secara otomatis menentukan bahwa sebuah laptop akan selalu lebih cepat karena performa nyata juga dipengaruhi oleh jenis model AI, perangkat lunak, memori, suhu, dan batas konsumsi daya.

Pada kategori bisnis, HP meluncurkan EliteBook X G2 Series dengan pilihan prosesor Intel, AMD, dan Qualcomm. HP juga menyiapkan EliteBook 6 G2q sebagai laptop AI untuk kebutuhan komersial.

HP mengembangkan HP IQ, sebuah sistem perangkat lunak yang ditujukan untuk memberikan bantuan kontekstual, pengelolaan perangkat, serta fungsi AI pada produk yang kompatibel. Layanan tersebut mulai diperkenalkan secara terbatas pada 2026 dan dijadwalkan diperluas melalui pembaruan perangkat lunak.

Lenovo Eksplorasi AI hingga Laptop Dua Layar dan Workstation

Lenovo memperkenalkan sejumlah perangkat AI pada CES 2026, termasuk ThinkPad X1 Carbon Gen 14 Aura Edition, ThinkPad X1 2-in-1 Gen 11, ThinkPad X9 15p, dan ThinkBook Plus Gen 7 Auto Twist.

ThinkBook Plus Gen 7 Auto Twist menggunakan engsel bermotor yang memungkinkan layar menyesuaikan arah berdasarkan posisi pengguna. Fitur tersebut memperlihatkan bagaimana AI mulai digunakan tidak hanya untuk memproses konten, tetapi juga untuk mengendalikan bentuk dan interaksi perangkat.

Pada MWC 2026, Lenovo menampilkan Yoga Book Pro 3D Concept dengan dua layar OLED dan kemampuan mengubah materi dua dimensi menjadi tampilan tiga dimensi menggunakan perangkat lunak AI. Produk itu masih berstatus konsep, sehingga belum dapat dianggap sebagai laptop komersial yang tersedia untuk dibeli.

Lenovo juga memperbarui workstation ThinkPad P Series dengan prosesor Intel Core Ultra Series 3 atau AMD Ryzen AI Pro 400 serta pilihan GPU NVIDIA RTX Pro. Perangkat tersebut diarahkan untuk pekerjaan CAD, BIM, ilmu data, pengembangan AI, dan pemrosesan inferensi secara lokal.

Copilot+ PC Menjadi Fondasi Laptop AI Windows

Perkembangan laptop AI Windows tidak terlepas dari kategori Copilot+ PC yang diperkenalkan Microsoft pada 2024. Microsoft mensyaratkan perangkat dalam kategori tersebut memiliki NPU berkemampuan setidaknya 40 TOPS serta standar perangkat keras dan keamanan tertentu.

Fitur Copilot+ PC mencakup pencarian berbasis bahasa alami, efek kamera dan audio, terjemahan langsung, pembuatan visual, serta bantuan kontekstual melalui sistem operasi. Microsoft juga mengembangkan fitur seperti Click to Do, Recall, Copilot Vision, dan agen pengaturan Windows pada perangkat yang memenuhi persyaratan.

Tidak semua fungsi tersedia secara bersamaan pada setiap perangkat. Sebagian fitur diluncurkan secara bertahap, hanya mendukung bahasa tertentu, atau memerlukan akun dan koneksi internet.

Recall juga menjadi perhatian karena dapat menyimpan representasi aktivitas yang dilakukan pengguna pada komputer. Microsoft kemudian menambahkan pengaturan aktivasi, autentikasi, penyimpanan lokal, dan kontrol privasi. Pengguna tetap perlu memeriksa konfigurasi sebelum mengaktifkan fitur yang berkaitan dengan riwayat aktivitas.

Apa yang Berubah bagi Pengguna

1. Tugas AI dapat diproses langsung di laptop

NPU memungkinkan sebagian pekerjaan seperti penghilangan suara bising, efek kamera, transkripsi, pengolahan gambar, dan pengenalan pola dijalankan secara lokal.

Pemrosesan lokal dapat mengurangi keterlambatan dan ketergantungan pada koneksi internet. Dalam beberapa kasus, pendekatan ini juga dapat mengurangi kebutuhan mengirimkan data ke server eksternal.

Namun, tidak semua model AI dapat dijalankan sepenuhnya pada laptop. Tugas yang lebih kompleks masih dapat menggunakan layanan cloud.

2. Baterai menjadi bagian penting dari persaingan

Produsen chip mengembangkan NPU agar tugas AI sederhana tidak selalu dijalankan melalui CPU atau GPU yang lebih boros daya.

Intel, AMD, Qualcomm, dan produsen laptop mengeklaim generasi terbaru memberikan performa per watt yang lebih baik. Hasil aktual tetap bergantung pada ukuran baterai, layar, sistem pendinginan, perangkat lunak, dan pola penggunaan.

Laptop dengan label AI PC tidak otomatis memiliki masa pakai baterai lebih lama daripada seluruh laptop biasa.

3. Fitur AI semakin terintegrasi dengan aplikasi

Fungsi AI mulai terhubung dengan kamera, mikrofon, pencarian file, aplikasi rapat, penyuntingan foto, dan perangkat lunak kreatif.

Bagi pengguna kantor, fitur yang paling langsung terasa antara lain transkripsi, ringkasan rapat, pengurangan kebisingan, pencarian dokumen, dan pengaturan kamera.

Bagi kreator, NPU dan GPU dapat membantu seleksi objek, pembuatan latar, peningkatan resolusi, pengelolaan materi, serta proses penyuntingan tertentu.

4. Spesifikasi menjadi lebih sulit dibandingkan

Kinerja laptop AI tidak dapat dinilai hanya dari satu angka TOPS. Pengguna juga perlu memeriksa jenis prosesor, kapasitas memori, GPU, kompatibilitas aplikasi, kemampuan pendinginan, serta dukungan perangkat lunak.

Dua laptop dengan NPU berangka sama dapat memberikan hasil berbeda karena konfigurasi dan batas daya masing-masing perangkat.

Laptop sebelumnya mengandalkan CPU dan GPU sebagai komponen utama pemrosesan. Kehadiran NPU menambahkan akselerator khusus yang dirancang untuk operasi AI dengan konsumsi daya relatif lebih rendah.

Perubahan tersebut mendorong produsen perangkat lunak mengembangkan fungsi yang dapat berjalan langsung di komputer. Perusahaan juga mulai menawarkan model AI berukuran lebih kecil agar dapat diproses tanpa pusat data.

Istilah AI PC saat ini digunakan secara luas dan belum selalu memiliki arti yang sama pada setiap merek. Sebagian produsen menggunakannya untuk laptop yang memiliki NPU, sementara lainnya juga mensyaratkan kemampuan perangkat lunak dan tingkat performa tertentu.

Karena itu, pengguna perlu membedakan antara laptop yang hanya dipasarkan dengan istilah AI dan perangkat yang benar-benar mendukung fitur AI lokal tertentu.

Kronologi atau Perkembangan Terbaru

  • 20 Mei 2024: Microsoft memperkenalkan kategori Copilot+ PC dengan persyaratan NPU minimal 40 TOPS.
  • 5 Januari 2026: Intel memperkenalkan Core Ultra Series 3 sebagai platform AI PC pertama perusahaan yang dibuat menggunakan proses Intel 18A.
  • 5–7 Januari 2026: Acer, ASUS, HP, dan Lenovo mengumumkan berbagai laptop AI baru dalam rangkaian CES 2026.
  • 27 Januari 2026: Laptop konsumen pertama berbasis Intel Core Ultra Series 3 mulai tersedia secara global.
  • 1 Maret 2026: Lenovo menampilkan laptop dan konsep AI baru pada MWC 2026, termasuk Yoga Book Pro 3D Concept.
  • 16 Maret 2026: Lenovo memperkenalkan workstation ThinkPad P Series generasi terbaru untuk pengembangan dan inferensi AI lokal.
  • 28–29 Mei 2026: Acer memperluas portofolio laptop AI untuk kategori Swift, Aspire, TravelMate, dan Predator.
  • 2 Juni 2026: ASUS mengumumkan lini ProArt dan perangkat AI baru pada Computex 2026.
  • Juni–Agustus 2026: Sejumlah model yang diumumkan sebelumnya mulai dipasarkan secara bertahap di beberapa wilayah. Ketersediaan resmi di Indonesia berbeda menurut merek dan produk.

Intel menyatakan Core Ultra Series 3 dirancang untuk menghadirkan peningkatan performa, grafis, dan daya tahan baterai pada generasi AI PC berikutnya. Pernyataan tersebut merupakan klaim perusahaan berdasarkan metode pengujiannya sendiri.

Samson Hu, Co-CEO ASUS, menyatakan nilai AI terletak pada kemampuannya menyederhanakan pekerjaan, mendukung kreativitas, dan meningkatkan aktivitas sehari-hari. Pernyataan itu disampaikan dalam rilis ASUS pada CES 2026.

HP menyebut laptop AI generasi terbarunya dirancang agar dapat menjalankan beberapa aplikasi AI secara bersamaan melalui NPU. Klaim kemampuan hingga 85 TOPS pada OmniBook Ultra 14 berlaku untuk konfigurasi dan kondisi tertentu.

Kutipan dan klaim tersebut berasal dari perusahaan yang memproduksi atau memasarkan perangkat. Perbandingan independen tetap diperlukan untuk menilai performa nyata antarlaptop.

Apa yang Diketahui dan Belum Diketahui

Yang diketahui

  • Produsen laptop semakin banyak menggunakan prosesor dengan NPU khusus.
  • Intel Core Ultra Series 3 digunakan pada lebih dari 200 rancangan komputer menurut Intel.
  • AMD Ryzen AI 400 Series digunakan pada sejumlah laptop Acer dan Lenovo.
  • Laptop AI kini hadir pada kategori konsumen, bisnis, kreator, workstation, dan gaming.
  • Sebagian fitur dapat diproses langsung di perangkat, sementara sebagian lainnya masih menggunakan layanan cloud.
  • Microsoft, produsen chip, dan pembuat laptop terus memperluas ekosistem Copilot+ PC.

Yang belum diketahui atau masih perlu dikonfirmasi

  • Belum seluruh laptop yang diumumkan dipastikan tersedia secara resmi di Indonesia.
  • Harga, konfigurasi, dan jadwal penjualan dapat berbeda menurut negara.
  • Tidak semua fitur AI mendukung Bahasa Indonesia.
  • Belum semua aplikasi dapat memanfaatkan NPU pada setiap jenis prosesor.
  • Perbandingan TOPS antarmerek tidak selalu menunjukkan perbedaan performa nyata.
  • Pengaruh fitur AI terhadap baterai, suhu, dan performa jangka panjang masih perlu diuji secara independen.
  • Sebagian fitur memerlukan koneksi internet, akun, langganan, atau pembaruan sistem operasi.
  • Produk berstatus konsep, seperti Lenovo Yoga Book Pro 3D Concept, belum memiliki kepastian peluncuran komersial.

Berita ini disusun berdasarkan rilis resmi Intel, Microsoft, Lenovo, Acer, ASUS, dan HP yang diterbitkan hingga 5 Agustus 2026. Informasi mengenai performa, efisiensi daya, kemampuan AI, dan daya tahan baterai yang belum diverifikasi secara independen tetap diatribusikan sebagai klaim perusahaan.

 


Bonbox Premium Spin Mop 2in1 – Pel Modern Lebih Praktis

🌟 Bersihkan rumah lebih cepat dengan Bonbox Premium 2in1! Ember cuci & bilas otomatis, kepala pel 360°, tongkat stainless teleskopik, dan microfiber tebal. Praktis, higienis, tanpa repot memeras tangan. ✨

~ shopee.co.id ~

LuxHomme Steam Mop SC100 Max – Pel Uap Multifungsi 7in1

⚡ Bersihkan lantai, kaca, hingga kain lebih praktis dengan LuxHomme Steam Mop 7in1! Uap panas cepat, membunuh kuman tanpa bahan kimia, aman untuk keluarga, multifungsi, dan lengkap dengan aksesori premium. 🌸

~ shopee.co.id ~