Saham Dividen Tinggi Minggu Ini

Memasuki pekan 13–19 April 2026, momentum “musim dividen” di Bursa Efek Indonesia masih menjadi perhatian investor. Banyak emiten mulai membagikan dividen atau memasuki periode cum date, sehingga peluang meraih passive income semakin terbuka lebar.

Saham dividen tinggi biasanya berasal dari sektor energi, perbankan, dan properti, yang memiliki arus kas kuat dan kebijakan pembagian laba konsisten. Berikut 7 saham dividen tinggi yang layak dipantau minggu ini:

1. ITMG (Indo Tambangraya Megah)

Saham ini dikenal sebagai “raja dividen” dengan yield historis dua digit. Kinerja ditopang harga batu bara global yang masih stabil. Cocok untuk investor pemburu dividen besar.

Sentimen: Positif, didukung permintaan energi Asia yang masih kuat.

2. PTBA (Bukit Asam)

BUMN tambang ini rutin membagikan dividen tinggi dengan payout ratio besar, bahkan mendekati 100%.

Sentimen: Stabil, meski tetap sensitif terhadap harga komoditas.

3. ADRO (Adaro Energy Indonesia)

Selain ekspansi ke energi hijau, ADRO tetap konsisten membagikan dividen besar dari bisnis batu bara.

Sentimen: Positif jangka menengah, kombinasi dividen dan transformasi bisnis.

4. BBRI (Bank Rakyat Indonesia)

Bank dengan fokus UMKM ini menawarkan dividen stabil dengan yield sekitar 8% dan potensi kenaikan di RUPS April 2026.

Sentimen: Sangat positif, didukung kinerja laba kuat.

5. BMRI (Bank Mandiri)

Salah satu bank terbesar di Indonesia dengan kombinasi dividen menarik dan pertumbuhan bisnis solid.

Sentimen: Positif, seiring pertumbuhan kredit dan stabilitas ekonomi.

6. DMAS (Puradelta Lestari)

Saham properti industri ini sering memberikan yield tinggi karena minim utang dan cash flow kuat.

Sentimen: Positif, didukung tren pembangunan data center di Indonesia.

7. BBNI (Bank Negara Indonesia)

BBNI menjadi salah satu emiten dengan yield menarik sekitar 8% dan sedang memasuki fase pembagian dividen.

Sentimen: Positif jangka pendek, karena momentum cum dividen.

Kesimpulan & Strategi

Minggu ini, saham dividen tinggi masih didominasi sektor energi dan perbankan. Investor disarankan memperhatikan jadwal cum date agar tidak kehilangan hak dividen, serta menghindari jebakan “dividend trap”.

Strategi terbaik adalah memilih saham dengan kombinasi yield tinggi + fundamental kuat + konsistensi dividen, bukan hanya yield besar semata.

Dengan pendekatan yang tepat, saham dividen bisa menjadi sumber pendapatan pasif sekaligus peluang capital gain di 2026.