Sore: Istri dari Masa Depan adalah film drama romantis Indonesia yang memadukan kisah cinta dengan elemen fantasi perjalanan waktu.

Adapun film Sore: Istri dari Masa Depan ini disutradarai oleh Yandy Laurens, film ini tayang perdana pada 10 Juli 2025 dan langsung mencuri perhatian publik, hingga terpilih mewakili Indonesia di ajang Oscar 2026.

  • Judul: Sore: Istri dari Masa Depan
  • Sutradara & Penulis: Yandy Laurens
  • Produser: Suryana Paramita
  • Pemeran Utama: Dion Wiyoko (Jonathan), Sheila Dara Aisha (Sore)
  • Genre: Drama Romantis, Fantasi, Time Travel
  • Durasi: 119 menit
  • Tanggal Rilis: 10 Juli 2025
  • Produksi: Cerita Films, Miles Films, Imajinari Productions
  • Lokasi Syuting: Indonesia, Kroasia, Finlandia
  • Prestasi:
    • 3,1 juta penonton di Indonesia
    • 8 nominasi Piala Citra FFI 2025
    • Wakil Indonesia untuk Oscar 2026 kategori Best International Feature Film

Sinopsis Cerita Film Sore:

Jonathan (Dion Wiyoko), seorang fotografer yang menetap di Kroasia, menjalani hidup monoton dan mengabaikan kesehatannya. Hidupnya berubah ketika Sore (Sheila Dara Aisha), wanita misterius yang mengaku sebagai istrinya dari masa depan, muncul di hadapannya. Awalnya Jonathan skeptis, namun perhatian dan kasih sayang Sore perlahan mengubah pandangannya.

Sore datang dengan misi besar: menyelamatkan Jonathan dari takdir buruk yang menantinya. Perjalanan mereka bukan sekadar tentang cinta, tetapi juga tentang kesempatan kedua, pengorbanan, dan keberanian menghadapi masa depan. Konflik pun muncul ketika rahasia masa depan terungkap, menguji batas cinta mereka di antara masa lalu, kini, dan masa depan.

Fakta menarik mengenai film Sore ini:

  • Adaptasi dari web series populer tahun 2017.
  • Syuting di lokasi eksotis Kroasia dan Finlandia.
  • OST “Terbuang dalam Waktu” oleh Barasuara kembali viral.

Film ini bukan hanya menghibur, tetapi juga mengajak penonton merenungkan arti cinta dan pilihan hidup. Dengan sinematografi memukau dan akting mendalam, “Sore: Istri dari Masa Depan” layak disebut sebagai salah satu karya terbaik perfilman Indonesia.


Pandangan Saya tentang Cerita Film Ini

Cerita ini menarik karena menggabungkan romansa dengan konsep time travel yang jarang dieksplorasi di film Indonesia. Tema “kesempatan kedua” dan “penerimaan” terasa universal, membuat penonton mudah terhubung secara emosional.

Konflik antara masa lalu dan masa depan memberi ketegangan dramatis, sementara pesan tentang pentingnya menjaga diri dan menghargai waktu terasa relevan. Ini bukan sekadar kisah cinta, tapi juga refleksi hidup.

Leave a Reply