5 Saham Harga Terjangkau yang Layak Masuk Watchlist Di Minggu 2 Agustus 2026
Sejumlah saham dengan harga nominal relatif rendah masih menarik untuk masuk watchlist minggu ini. Namun, investor perlu membedakan antara saham yang murah secara harga dan saham yang benar-benar murah secara valuasi.
Untuk pekan perdagangan 10–14 Agustus 2026, lima saham yang dapat dicermati adalah GOTO, BUKA, BBYB, BKSL, dan CNMA, masing-masing dengan peluang dan tingkat risiko berbeda.
1. GOTO, GoTo Gojek Tokopedia Tbk
GOTO menjadi salah satu saham murah yang paling menarik perhatian pekan ini. Saham tersebut berada di harga minimum perdagangan Rp50 dan akan dikeluarkan dari indeks MSCI Indonesia pada akhir Agustus karena persoalan likuiditas.
Di sisi fundamental, GoTo melaporkan laba bersih Rp252 miliar pada kuartal II-2026, setelah mencatat Rp171 miliar pada kuartal sebelumnya. Pendapatan bersih kuartal II juga naik 31% secara tahunan menjadi Rp5,7 triliun.
Artinya, GOTO menghadirkan situasi yang cukup unik: perbaikan kinerja bisnis berhadapan dengan risiko likuiditas saham. Untuk minggu ini, GOTO lebih tepat dipantau daripada sekadar dibeli karena harganya murah.
2. BUKA, Bukalapak.com Tbk
BUKA layak masuk radar investor yang mencari saham berharga rendah dari sektor teknologi. Salah satu sentimen yang perlu diperhatikan adalah perubahan komposisi indeks MSCI pada review Agustus 2026.
Bagi investor, fokus utamanya bukan hanya pergerakan harga jangka pendek, tetapi juga bagaimana perusahaan mengelola aset, kas, investasi, dan arah bisnisnya. Perubahan indeks dapat meningkatkan volatilitas sehingga manajemen risiko menjadi penting.
3. BBYB, Bank Neo Commerce Tbk
BBYB memberikan eksposur ke bisnis perbankan digital dengan harga saham nominal yang masih relatif terjangkau dibandingkan banyak saham bank besar.
Untuk menilai apakah BBYB benar-benar menarik, investor sebaiknya memeriksa perkembangan laba, kualitas kredit, pertumbuhan penyaluran kredit dan efisiensi operasional. Bagi pebisnis yang menempatkan sebagian dana pada saham, kemampuan perusahaan menghasilkan laba secara berkelanjutan lebih penting daripada sekadar harga per lembarnya.
4. BKSL, Sentul City Tbk
BKSL dapat menjadi pilihan pemantauan dari sektor properti. Karakter saham berharga rendah seperti BKSL membuat perhatian terhadap volume perdagangan dan likuiditas menjadi penting.
Investor sebaiknya menunggu konfirmasi pergerakan harga dan memperhatikan perkembangan bisnis perusahaan maupun sentimen sektor properti sebelum mengambil posisi.
5. CNMA, Nusantara Sejahtera Raya Tbk
CNMA menawarkan karakter berbeda karena berasal dari bisnis bioskop dan hiburan. Bagi investor, kinerja perusahaan dapat dicermati melalui pertumbuhan pendapatan, laba, arus kas, ekspansi jaringan, serta kebijakan dividen.
Karena model bisnisnya berkaitan dengan konsumsi masyarakat, perkembangan daya beli dan jumlah penonton juga menjadi faktor yang relevan untuk diperhatikan.
Apa yang Perlu Dicek Sebelum Membeli?
Harga saham yang rendah sebaiknya hanya menjadi titik awal penyaringan. Sebelum mengambil keputusan, beberapa indikator berikut lebih penting:
- Fundamental: periksa pendapatan, laba, arus kas dan utang perusahaan.
- Likuiditas: lihat apakah saham cukup aktif diperdagangkan.
- Valuasi: jangan menyamakan harga per lembar yang rendah dengan valuasi perusahaan yang murah.
- Katalis: pantau laporan keuangan, aksi korporasi, perubahan indeks dan perkembangan industrinya.
- Risiko: tentukan batas kerugian dan besarnya modal yang siap ditempatkan.
Kesimpulan
GOTO, BUKA, BBYB, BKSL, dan CNMA dapat menjadi lima saham murah yang menarik dimasukkan ke watchlist minggu ini. Namun, karakter kelimanya berbeda sehingga keputusan investasi sebaiknya tetap didasarkan pada fundamental, valuasi, likuiditas, katalis, dan profil risiko.
Khusus GOTO, perkembangan terbaru menunjukkan pentingnya melihat dua sisi sekaligus: perusahaan mencatat perbaikan kinerja operasional, tetapi sahamnya menghadapi persoalan likuiditas dan penghapusan dari indeks MSCI.
Masukkan saham yang menarik ke watchlist terlebih dahulu, lalu cek harga, volume transaksi, berita emiten, dan laporan keuangan terbaru sebelum mengambil keputusan.
Artikel Terkait
Rekomendasi Saham Bank Minggu Ini (20–26 April 2026), Big Banks Masih Dominan
7 Saham AI Minggu Kedua Desember 2026 yang Menarik Dipantau di BEI
5 Rekomendasi Saham Blue Chip Minggu ke-3 Juli 2026, Masih Layak Dikoleksi Saat IHSG Menguat?
Rekomendasi Saham Sektor Barang Baku BEI untuk Minggu Ketiga Juli 2026
Rekomendasi Saham Minggu Ini (13–19 April 2026): 7 Saham Potensial di Tengah Peluang Rebound IHSG
Top 10 Saham Growth dan Saham Murah Berpotensi Cuan Minggu Ini (20–26 April 2026)