Film ini menyentuh berbagai persoalan sosial seperti diskriminasi, kekerasan di lingkungan sekolah, hingga ketimpangan sistem pendidikan.
Yah, Joko Anwar kembali menggebrak layar lebar dengan karya terbarunya berjudul “Pengepungan di Bukit Duri”, sebuah film thriller sosial yang bukan hanya menyuguhkan aksi mendebarkan, tetapi juga menyoroti isu-isu sensitif yang relevan dengan kondisi masyarakat Indonesia saat ini.
Berlatar di tahun 2027, film ini menggambarkan Indonesia yang nyaris runtuh akibat meningkatnya kebencian dan perpecahan sosial. Di tengah kekacauan, Edwin (Morgan Oey), seorang guru pengganti yang idealis, ditugaskan untuk mengajar di SMA Duri—sebuah sekolah yang dikenal sebagai tempat terakhir bagi siswa bermasalah. Misinya sebenarnya lebih dari sekadar mengajar: ia sedang mencari keponakannya yang hilang secara misterius.
Namun, SMA Duri ternyata jauh lebih berbahaya dari yang dibayangkannya. Ketegangan berubah menjadi kekacauan brutal, dan Edwin bersama Diana (Hana Malasan), seorang guru lainnya, harus berjuang bukan hanya untuk mendidik, tapi juga untuk bertahan hidup. Di tengah konflik dan kekerasan yang melanda sekolah dan kota, film ini menggugah kita untuk merenungi kondisi sosial yang kian memanas.
Vacuum Cleaner Tanpa Kabel, Bersih Lebih Praktis Tanpa Ribet
🌟 Nikmati kemudahan membersihkan rumah dengan vacuum cleaner yang praktis dan modern. Desain ringan yang memudahkan penggunaan sehari-hari. Daya hisap kuat & efektif mengangkat debu, rambut, kotoran dari lantai, sofa, hingga area sulit di rumah. ✨
~ shopee.co.id ~
Tas Wanita Shopee – Stylish & Harga Bersahabat
⚡ Temukan berbagai pilihan tas wanita trendy di Shopee dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau. Mulai dari tote bag, sling bag, hingga tas kerja elegan. Banyak promo menarik, model up-to-date, dan siap kirim ke seluruh Indonesia! 🌸
~ shopee.co.id ~
Artikel Terkait
IHSG Melonjak 2,19% ke Level 8.088, Mayoritas Sektor Saham Menguat
Tren Karier Masa Kini yang Banyak Digemari Generasi Z
Dana Pemda “Ngendon” Rp 233,97 Triliun di Bank, Bank Indonesia Klarifikasi
Pekerja Formal Indonesia Makin Banyak, Ini Bukti dari BPS
Siswa SMP di Kulon Progo Terjerat Pinjol & Judol, Sebulan Tak Masuk Sekolah
Mayoritas Pekerja Indonesia Alami “Krisis Hubungan Kerja”