Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini mengeluarkan wacana yang mengizinkan Warga Negara Asing (WNA) untuk memimpin Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia, dengan syarat yang diatur dalam Undang-Undang BUMN.

Wacana ini memicu beragam reaksi, baik dukungan yang melihatnya sebagai langkah untuk meningkatkan profesionalisme dan daya saing global BUMN, maupun kritik yang menyoroti potensi risiko terhadap kedaulatan ekonomi dan prioritas tenaga kerja lokal.

Cari Berita Lengkap-nya? Klik Disini →

Ulasan Dan Opini

Keputusan mengizinkan WNA memimpin BUMN merupakan langkah yang berani dan kontroversial. Secara positif, kebijakan ini dapat membawa praktik manajemen terbaik internasional, teknologi, dan jaringan global ke dalam BUMN, yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing mereka di kancah global.

BUMN seringkali dituding kurang profesional dan rentan terhadap intervensi politik, sehingga kehadiran pemimpin asing yang murni berdasarkan meritokrasi dapat menjadi “obat kejut” yang efektif. Namun, kekhawatiran publik mengenai kedaulatan ekonomi dan kesempatan kerja bagi talenta lokal patut diperhatikan.

Pemerintah harus memastikan bahwa kebijakan ini disertai dengan mekanisme pengawasan ketat, transfer pengetahuan yang jelas ke SDM Indonesia, dan penegasan bahwa posisi strategis tertentu tetap menjadi hak WNI.

Bagaimana Menurut Anda?


Robot Vacuum Mini Pintar untuk Ruang Sempit

🌟 Deebot Mini hadir dengan desain compact hanya 28,6 cm, mudah menjangkau kolong dan sudut sempit. Dilengkapi sensor pintar & radar LDS untuk pembersihan efisien hingga 89% area dengan minim blind spot. Solusi ideal untuk apartemen, kos, dan ruang terbatas. ✨

~ shopee.co.id ~

Vacuum Cleaner Tanpa Kabel, Bersih Lebih Praktis Tanpa Ribet

⚡ Nikmati kemudahan membersihkan rumah dengan vacuum cleaner yang praktis dan modern. Desain ringan yang memudahkan penggunaan sehari-hari. Daya hisap kuat & efektif mengangkat debu, rambut, kotoran dari lantai, sofa, hingga area sulit di rumah. 🌸

~ shopee.co.id ~